Persaingan didunia
politik dan business merupakan sesuatu yang biasa dilakukan karena menyangkut
kepentingan kekuasaan dan uang.
Tentu didalam dunia
pelayanan, persaingan tidak patut dilakukan dan
memalukan.
Tidak ada yang
bersaing didalam gereja karena ingin menonjol atau menguasai.
Gereja tidak bersaing
satu dengan yang lain untuk menjadi yang terbesar karena jumlah jemaat,
besarnya gedung ibadah, omzet keuangan dll.
Ada tertulis :
Barangsiapa terbesar diantara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Bahkan Rasul besar
menyatakan : Kami adalah kawan sekerja.
Di gereja hanya ada
PELAYAN dan semua melayani dan melengkapi satu dengan yang lain.
Dunia pelayanan rusak
karena kehausan akan kepentingan untuk mendapatkan pengakuan, uang, menjadi
terbesar, terhebat dll tujuan yang tidak pada tempatnya digereja.
Yang justru harus
dikobarkan adalah semangat pertandingan yang sehat untuk membawa setiap pribadi
haus berkembang dalam segala hal .
Setiap pribadi dalam
dunia pelayanan justru siap mengorbankan waktu, tenaga dan dana tanpa
penonjolan diri tetapi agar Tuhan diagungkan dan bukan diri atau gerejanya.
Kalau mau cari
kekuasaan, masuklah dalam dunia politik.
Kalau mau cari uang,
masuklah dalam dunia usaha.
Mau terkenal dan
disanjung, masuklah dalam dunia entertainment.
Gereja adalah tempat
para PELAYAN.
Ukuran perbandingan
diri atau gereja, tidak dikenal dan tidak boleh ada dalam dunia pelayanan.
Pilihannya ada pada
diri anda sendiri atau gereja anda : mau ikut TREND persaingan atau perbandingan atau tetap pada
pendirian melayani tanpa kepentingan.
Tidak mudah untuk
mempunyai pendirian tegas, kalau lingkungan dunia pelayanan sudah
terkontaminasi dengan VIRUS persaingan dan perbandingan.
Selamat melayani
dengan tulus dan selesaikan pertandingan Iman yang benar.
Nikmatilah lagu
dibawah ini bersama Josh Groban : BRIDGE OVER TROUBLED WATER.
Link: https://youtu.be/jVCHlFYair8
Semoga bermanfaat,
Jopie Manduapessy