PEDANG TUMPUL

PEDANG TUMPUL

Sudah menjadi tujuan dari banyak pribadi untuk hadir digereja sekedar menikmati hiburan rohani dengan sajian minuman SUSU. Tidak heran jemaat terbentuk menjadi Kristen BAYI .

Para Rohaniawan membawa pedang tumpul yang menina bobokan jemaat serta memberi kenyamanan.

Pedang tajam yang menusuk amat dalam untuk membangunkan jemaat dari tidur rohaninya kurang diminati.

MAKANAN KERAS yang adalah untuk orang dewasa tidak disajikan karena takut telinga jadi merah dan tidak disukai.

Gereja adalah tempat pembentukan pribadi Kristen yang unggul dalam kwalitas dirinya.

Penyajian Firman yang hanya menyenangkan telinga bukan menjadi tujuan pemberitaan.

Dengan pedang tajam yang dimainkan dengan jurus-jurus yang jitu, terbentuklah jemaat yang justru mengunyah dan bukan menelan apa yang dikatakan sang Pendeta.

Era dimana kata Pendeta adalah kata Tuhan sudah jelas tidak lagi relewan untuk mencerdaskan jemaat.

Rohaniawan sejati tanpa kepentingan mempunyai tujuan mendewasakan jemaat dan bukan sekedar membuat dirinya disukai dan dipuji.

Semoga bermanfaat,

Jopie Manduapessy