IMAN DAN AKAL SEHAT
Kedua2nya berasal dari sang Pencipta dan tidak perlu dipertentangkan satu
sama lain.
Para Rohaniawan yang masih primitif pola pikirnya hanya ingin menjadikan
Iman menjadi segalanya dan menentang akal sehat.
Pribadi yang menggunakan akal sehat dinilai kurang berrohani.
Di negeri ini dimana pola pikir irrasional masih amat kental dikarenakan
unsur perasaan masih amat mendominasi dan percaya akan hal mistik / tahayul
masih amat kuat.
Keseimbangan antara Iman dan akal sehat perlu dijaga dan jangan
melebihkan satu dengan yang lain.
Pemberitaan Firman yang terlalu menekankan unsur Iman dan melupakan akal
sehat akan menciptakan jemaat yang irrasional.
Dalam dunia dimana ilmu pengetahuan dan tekhnologi berkembang amat pesat,
gereja jangan seperti katak dalam tempurung.
Para Rohaniawan perlu terus mengupgrade dirinya dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan tekhnologi, sehingga jemaat memperoleh wawasan yang luas.
Jemaat perlu untuk menggunakan ketersediaan informasi yang berlimpah2
sehingga semakin memahami bahwa Iman tidak perlu dipertentangkan dengan akal
sehat.
Satu dengan yang lain saling melengkapi dan membuat hidup orang percaya
semakin cerdas .
Selamat meningkatkan diri dalam Iman dan akal sehat.
Semoga bermanfaat.
Jopie Manduapessy